Kalo punya sahabat dan teman yang banyak itu pasti seru. Bisa sharing dengan orang yang berbeda-beda dan pendapat orang yang berbeda-beda.
Mereka akan ada saat situasi apapun, karna kita punya teman tidak hanya satu tetapi banyak .
Tapi saat kita berada diantara sebuah pasangan yang sudah hancur bagaimana? Kita menjadi teman si cowo dan sahabat si cewe.
Seru2 aja, tapi saat kita tau problem mereka. Pasti kita akan benci salah satu dari mereka.
Tapi kalo sifat kita berubah dengan si cowo ini pasti cowo ini bertanya-tanya. Harusnya ga penting sih tapi si cowo ini ganjen ke semua cewe. Bahkan gue pun ilfeel !
Tapi ya gimana pun dia tetap salah satu dari temenku.
It's so complecated !
Mungkin kalo dia ga nglakuin hal itu sama sahabat gue, gue jg ga akan seilfeel ini ..
Diary si Bebek Cinderella
She isn't beauty girl , but she have a character in every language body, every words and every dreams.
Minggu, 14 September 2014
Galaunya Hati Seorang Teman
Rabu, 21 Agustus 2013
F.A.S.T.R.O.N
F.A.S.T.R.O.N
You know FASTRON ? yup, itu produk oli lokal berkualitas Global , keluaran perusahaan ternama di Indonesia . Kualitas lokal yang diharapkan mampu "bicara banyak" ditengah persaingan ketat oleh produk-produk asing.
Guys, Tuhan juga ingin bangkitkan banyak pemimpin muda yang bisa berdampak Global. That is RESEP from FASTRON ....!!
Faithful = Kesetiaan
=> Banyak yang bilang anak muda sekarang nggak setia. Akibatnya, kepercayaan pun jarang dikasih. C'mon guys, ayo buktiin kalo statement itu nggak bener . Belajar setia dalam banyak hal kalo pengen jadi pemimpin muda yang mantap ;)
Availability = Kesediaan
=> Dicari : Pemimpin muda yang bersedia dan rela ngerespons dengan cepat apa maunya Tuhan, taat walau belum begitu mengerti dan mau melakukan hal2 yang sepele dihadapan manusia.
Submit = Penundukan diri
=> Seringkali konflik antara generasi muda sama otoritas diatasnya karena salah submission. Pemimpin muda mesti belajar submit sama otoritas yang Tuhan kasih.
Teachable = Mau belajar
=> Buat ngalamin pertumbuhan rohani, kemajuan dan terobosan , diperlukan hati yang mau belajar dan diajar oleh orang lain. Hal ini juga berarti mau diberi masukan dan nggak selalu merasa dirinya yang paling bener.
work haRd = kerja Keras
=> Keinginan untuk kerja sedikit tapi mengharapkan hasil yang banyak adalah mentalitas pemalas. God doesn't like it ! Kalo mau jadi pemimpin muda yang mantap harus mau kerja keras, berjuang dan bayar harga .
hOnesty = Kejujuran
=> Kejujuran zaman sekarang hampir masuk museum alias jarang banget ditemuin. That's wrong? Gimana bisa jadi pemimpin yang mantap tapi ga jujur.
coNsistent = konsisten
=> Keenam hal itu dilakuin terus menerus bukan cuma dua atau tiga minggu. Belajar konsiten dan jangan mudah gampang terpengaruh.
Jadilah Pemimpin Muda yang mantap guys.
God bless ^^
You know FASTRON ? yup, itu produk oli lokal berkualitas Global , keluaran perusahaan ternama di Indonesia . Kualitas lokal yang diharapkan mampu "bicara banyak" ditengah persaingan ketat oleh produk-produk asing.
Guys, Tuhan juga ingin bangkitkan banyak pemimpin muda yang bisa berdampak Global. That is RESEP from FASTRON ....!!
Faithful = Kesetiaan
=> Banyak yang bilang anak muda sekarang nggak setia. Akibatnya, kepercayaan pun jarang dikasih. C'mon guys, ayo buktiin kalo statement itu nggak bener . Belajar setia dalam banyak hal kalo pengen jadi pemimpin muda yang mantap ;)
Availability = Kesediaan
=> Dicari : Pemimpin muda yang bersedia dan rela ngerespons dengan cepat apa maunya Tuhan, taat walau belum begitu mengerti dan mau melakukan hal2 yang sepele dihadapan manusia.
Submit = Penundukan diri
=> Seringkali konflik antara generasi muda sama otoritas diatasnya karena salah submission. Pemimpin muda mesti belajar submit sama otoritas yang Tuhan kasih.
Teachable = Mau belajar
=> Buat ngalamin pertumbuhan rohani, kemajuan dan terobosan , diperlukan hati yang mau belajar dan diajar oleh orang lain. Hal ini juga berarti mau diberi masukan dan nggak selalu merasa dirinya yang paling bener.
work haRd = kerja Keras
=> Keinginan untuk kerja sedikit tapi mengharapkan hasil yang banyak adalah mentalitas pemalas. God doesn't like it ! Kalo mau jadi pemimpin muda yang mantap harus mau kerja keras, berjuang dan bayar harga .
hOnesty = Kejujuran
=> Kejujuran zaman sekarang hampir masuk museum alias jarang banget ditemuin. That's wrong? Gimana bisa jadi pemimpin yang mantap tapi ga jujur.
coNsistent = konsisten
=> Keenam hal itu dilakuin terus menerus bukan cuma dua atau tiga minggu. Belajar konsiten dan jangan mudah gampang terpengaruh.
Jadilah Pemimpin Muda yang mantap guys.
God bless ^^
Minggu, 11 Agustus 2013
Pasangan Yang Mesti Dihindari
12 August 2013
Pdt. Dr. Paul Gunadi
Tuhan meminta kita untuk menikah dengan yang seiman. Namun untuk mendapatkan pasangan hidup yang sepadan diperlukan hikmat untuk menimbang dan memutuskan dengan tepat. Emosi cinta adalah emosi yang kuat dan kerap mewarnai proses pertimbangan. Itu sebabnya ada pepatah yang berkata bahwa cinta itu buta, dalam pengertian oleh karena cinta akhirnya kita membutakan mata terhadap hal-hal yang buruk yang seharusnya diperhitungkan. Berikut akan dipaparkan beberapa tipe pasangan yang mesti dihindari sampai mereka mengalami pemulihan.
Pasangan yang Suka Berbohong
Jika pada masa sebelum menikah ia telah kerap berbohong, besar kemungkinan ia akan melanjutkan kebiasaannya sampai pernikahan. Ada orang yang berbohong karena takut; ada pula yang berbohong karena ingin memberi kesan yang lain tentang dirinya; namun ada pula yang berbohong karena ingin menutupi perbuatannya. Apa pun alasannya kita mesti berhati-hati dengan orang yang dengan mudah berbohong. Setidaknya ada empat alasan mengapa kita mesti berhati-hati agar jangan sampai berpasangan dengan tipe pembohong.
Jika pada masa sebelum menikah ia telah kerap berbohong, besar kemungkinan ia akan melanjutkan kebiasaannya sampai pernikahan. Ada orang yang berbohong karena takut; ada pula yang berbohong karena ingin memberi kesan yang lain tentang dirinya; namun ada pula yang berbohong karena ingin menutupi perbuatannya. Apa pun alasannya kita mesti berhati-hati dengan orang yang dengan mudah berbohong. Setidaknya ada empat alasan mengapa kita mesti berhati-hati agar jangan sampai berpasangan dengan tipe pembohong.
- Orang yang mudah berbohong cenderung mengambil jalan pintas yang mudah sebab kebohongan merupakan caranya untuk menghindar dari kesulitan.
- Orang yang berbohong acap tidak mau mempertanggungjawabkan perbuatannya; itu sebabnya berpasangan dengan tipe ini akan menyulitkan kita. Hidup menuntut tanggung jawab dan orang yang mengelak tanggung jawab adalah orang yang tidak dewasa. Besar kemungkinan ia menyalahkan orang lain agar dapat membebaskan dirinya dari tanggung jawab.
- Orang yang berbohong pada akhirnya kehilangan hati nurani dan sekali nurani hilang, apa pun akan dihalalkannya. Banyak orang yang berbohong melakukannya karena ingin berbuat dosa. Dengan berbohong, ia akan dapat menutupi dosa sehingga bisa terus melakukannya tanpa terhalangi.
- Orang yang berbohong tidak dapat dipercaya lagi dan tanpa kepercayaan, pernikahan ambruk. Kita akan selalu bertanya-tanya akan apa yang sebenarnya ia lakukan atau tidak lakukan; apa pun yang dikatakan atau dilakukannya membuat kita meragukan ketulusannya.
Firman Tuhan :
"Mulut orang benar mengeluarkan hikmat tetapi lidah bercabang akan dikerat. Bibir orang benar tahu akan hal yang menyenangkan, tetapi mulut orang fasik hanya tahu tipu muslihat." (Amsal 10:31-32)
"Mulut orang benar mengeluarkan hikmat tetapi lidah bercabang akan dikerat. Bibir orang benar tahu akan hal yang menyenangkan, tetapi mulut orang fasik hanya tahu tipu muslihat." (Amsal 10:31-32)
Pasangan yang Pemarah dan Suka Memukul
Kebanyakan kasus pemukulan pasangan sesungguhnya berawal pada masa berpacaran namun kebanyakan kita mendiamkannya. Sayangnya sekali terjadi pemukulan, maka lebih besar kemungkinan terjadinya pengulangan. Ada beberapa alasan yang umum dikemukakan yang membuat perilaku ini terus berlanjut.
Kebanyakan kasus pemukulan pasangan sesungguhnya berawal pada masa berpacaran namun kebanyakan kita mendiamkannya. Sayangnya sekali terjadi pemukulan, maka lebih besar kemungkinan terjadinya pengulangan. Ada beberapa alasan yang umum dikemukakan yang membuat perilaku ini terus berlanjut.
- Biasanya kita berdalih bahwa semua orang berdosa dan tidak ada yang sempurna, jadi, tidak beralasan bagi kita untuk memutuskan hubungan dengan orang tipe pemarah dan pemukul.
- Kebanyakan pemukul menyesali perbuatannya dan meminta maaf. Melihat ketulusannya menyesali tindak kasarnya, hati kita pun luluh dan menerimanya kembali. Kita berkata, bukankah Tuhan pun meminta kita untuk memaafkan orang yang telah bersalah kepada kita.
- Pada umumnya kita berharap dan terus berharap bahwa dengan berjalannya waktu maka ia akan sadar dan tidak melakukannya lagi. Sayangnya harapan ini tidak terbukti; lebih banyak pemukul yang melanjutkan kebiasaan buruknya sampai setelah menikah. Sekali pola pemukulan terpancang, sukar sekali baginya untuk mencabutnya, apalagi mengingat bahwa kebanyakan pemukul mempunyai daya tampung stres yang tipis.
- Pada akhirnya pemukulan menjadi alat untuk menguasai kita, dan bukan saja untuk membungkamkan kita. Hidup dengan pemukul begitu mencekam dan membuat kita ketakutan terus menerus. Anak-anak pun harus hidup dalam ketegangan akibat kekerasan yang dilihat dan dialaminya di rumah.
Firman Tuhan
"Orang bijak berhati-hati dan menjauhi kejahatan tetapi orang bebal melampiaskan nafsunya dan merasa aman. Siapa lekas naik darah, berlaku bodoh, tetapi orang yang bijaksana, bersabar." (Amsal 14:16-17) Kesimpulan :Pernikahan dengan seorang pembohong dan pemukul adalah pernikahan yang berisiko tinggi dan berdaya merusak. Hindarilah, doronglah dia untuk menerima pertolongan dan pantaulah pemulihannya lewat rentang waktu yang panjang. Jangan cepat jatuh kasihan sebab pernikahan bukanlah sebuah rumah sakit untuk merawat orang yang bermasalah. Sudah semestinyalah kita membereskan masalah sebelum menikah agar tidak menimpakannya pada pasangan.
"Orang bijak berhati-hati dan menjauhi kejahatan tetapi orang bebal melampiaskan nafsunya dan merasa aman. Siapa lekas naik darah, berlaku bodoh, tetapi orang yang bijaksana, bersabar." (Amsal 14:16-17) Kesimpulan :Pernikahan dengan seorang pembohong dan pemukul adalah pernikahan yang berisiko tinggi dan berdaya merusak. Hindarilah, doronglah dia untuk menerima pertolongan dan pantaulah pemulihannya lewat rentang waktu yang panjang. Jangan cepat jatuh kasihan sebab pernikahan bukanlah sebuah rumah sakit untuk merawat orang yang bermasalah. Sudah semestinyalah kita membereskan masalah sebelum menikah agar tidak menimpakannya pada pasangan.
Pasangan yang Beremosi Labil
Beremosi labil lebih dari sekadar ciri kepribadian sanguin dan melankolik; sesungguhnya kebanyakan kasus emosi labil merupakan buah dari akar kepahitan dan penderitaan di masa lalu. Sesungguhnya kita semua lahir membawa sebuah tabung emosi yang kosong; di dalam keluarga yang sehat tabung ini akan terisi kasih sayang dan pengarahan dari orangtua. Sekali tabung ini terisi penuh, maka pengalaman seburuk apa pun tidak akan dapat dengan mudah memecahkan isi yang padat dan penuh itu. Jika kita tidak menerima isian yang positif melainkan negatif, tidak bisa tidak, tabung emosi kita akan terisi kepahitan dan derita. Sekali tabung terisi padat dengan kepahitan dan derita, akan sukar sekali bagi pengalaman positif untuk datang masuk dan menggantikan kepahitan. Itu sebabnya pada akhirnya orang ini akan terus bereaksi dengan pahit dan negatif. Semua ditafsir dari kacamata buruk dan sebagai akibatnya, emosinya menjadi labil dan negatif. Menikah dengan orang tipe ini sudah tentu akan sukar dan berikut akan dipaparkan kesukarannya.
Beremosi labil lebih dari sekadar ciri kepribadian sanguin dan melankolik; sesungguhnya kebanyakan kasus emosi labil merupakan buah dari akar kepahitan dan penderitaan di masa lalu. Sesungguhnya kita semua lahir membawa sebuah tabung emosi yang kosong; di dalam keluarga yang sehat tabung ini akan terisi kasih sayang dan pengarahan dari orangtua. Sekali tabung ini terisi penuh, maka pengalaman seburuk apa pun tidak akan dapat dengan mudah memecahkan isi yang padat dan penuh itu. Jika kita tidak menerima isian yang positif melainkan negatif, tidak bisa tidak, tabung emosi kita akan terisi kepahitan dan derita. Sekali tabung terisi padat dengan kepahitan dan derita, akan sukar sekali bagi pengalaman positif untuk datang masuk dan menggantikan kepahitan. Itu sebabnya pada akhirnya orang ini akan terus bereaksi dengan pahit dan negatif. Semua ditafsir dari kacamata buruk dan sebagai akibatnya, emosinya menjadi labil dan negatif. Menikah dengan orang tipe ini sudah tentu akan sukar dan berikut akan dipaparkan kesukarannya.
- Emosinya mudah terpancing: kadang naik dalam kemarahan, kadang anjlok dalam kesedihan. Pada akhirnya kita menjadi frustrasi karena tidak tahu apa lagi yang harus dilakukan. Kita diam salah, bersuara pun salah.
- Kita menjauh sedikit disangka ingin meninggalkannya dan sebagai akibatnya, ia akan makin mencengkeram dan membatasi ruang gerak kita.
- Kita mengembangkan hobi atau pergaulan dituduh tidak lagi memberinya perhatian atau tidak lagi mencintainya.
- Sudah tentu semua ini akan berdampak pada anak sehingga anak pun tertekan. Belum lagi bila terjadi pertengkaran di antara kita sebab kita tidak selalu kuat menahan diri. Akhirnya rumah sarat ketegangan dan ketidakpastian-sesuatu yang buruk bagi pertumbuhan anak.
Firman Tuhan
"Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya melebihi orang yang merebut kota. Lebih baik sekerat roti yang kering disertai ketenteraman daripada makanan daging serumah disertai dengan perbantahan." (Amsal 16:32; 17:1). Orang yang beremosi labil adalah orang yang tidak dapat menguasai dirinya; hidup dengannya tidak pernah sepi perbantahan. Pada akhirnya relasi nikah retak sebab kita tidak nyaman berdekatan dengannya.
"Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya melebihi orang yang merebut kota. Lebih baik sekerat roti yang kering disertai ketenteraman daripada makanan daging serumah disertai dengan perbantahan." (Amsal 16:32; 17:1). Orang yang beremosi labil adalah orang yang tidak dapat menguasai dirinya; hidup dengannya tidak pernah sepi perbantahan. Pada akhirnya relasi nikah retak sebab kita tidak nyaman berdekatan dengannya.
Pasangan yang Hanya Mementingkan Diri Sendiri.
Pernikahan adalah tempat di mana diri harus ditanggalkan. Orang yang mementingkan dirinya adalah orang yang tidak memahami kasih dan tidak dapat mengasihi. Berapa besarnya kasih ditentukan oleh berapa besarnya kepedulian kita pada perasaan orang yang dikasihi dan berapa relanya kita menyesuaikan diri dengannnya. Jadi, orang yang hanya mementingkan dirinya sesungguhnya belumlah mengenal kasih dan belum dapat mengasihi dengan benar. Berikut akan dipaparkan masalah yang rawan timbul.
Pernikahan adalah tempat di mana diri harus ditanggalkan. Orang yang mementingkan dirinya adalah orang yang tidak memahami kasih dan tidak dapat mengasihi. Berapa besarnya kasih ditentukan oleh berapa besarnya kepedulian kita pada perasaan orang yang dikasihi dan berapa relanya kita menyesuaikan diri dengannnya. Jadi, orang yang hanya mementingkan dirinya sesungguhnya belumlah mengenal kasih dan belum dapat mengasihi dengan benar. Berikut akan dipaparkan masalah yang rawan timbul.
- Orang yang mementingkan dirinya hanya dapat melihat segalanya dari sudut pandangnya. Ia kaku dalam bersikap dan menuntut kita untuk memahami dan melaksanakan kehendaknya.
- Orang yang mementingkan dirinya sukar menjalin keintiman sebab keintiman dibangun di atas penyerahan dan pengorbanan diri: ia tidak berserah dan ia tidak berkorban. Pada akhirnya kitalah yang dituntut untuk terus berserah dan berkorban baginya.
- Orang yang mementingkan dirinya biasanya membawa segudang masalah lainnya sebab sifat ini merupakan masalah yang berasal dari keluarga asalnya. Misalnya bila ia adalah anak favorit sehingga selalu didahulukan, itu sebabnya ia menuntut kita untuk juga mendahulukan keinginannya. Ini berarti tingkat kedewasaannya rendah dan sudah tentu ini berdampak besar dalam membina rumah tangga. Atau ia tidak dihargai sehingga bertumbuh besar dengan keinginan untuk dihargai. Itu sebabnya ia berlomba mendapatkan keberhasilan dan hal ini membuatnya berbangga hati. Alhasil dalam kebanggaan yang keluar dari kehausan ini terbentuk keegoisan yang tidak pernah dapat terpuaskan.
- Pada akhirnya hidup dengan tipe ini sama dengan menghamba. Kita tidak dapat menjadi diri sendiri dan tidak dapat melakukan apa yang ingin kita lakukan. Hidup berputar di sekelilingnya saja dan kita harus mengikutinya. Singkat kata, keberadaan kita hanyalah untuk mendukung dan menolongnya mengembangkan dirinya belaka.
Firman Tuhan :
"Kecongkakan mendahului kehancuran dan tinggi hati mendahului kejatuhan." (Amsal 16:18) Orang yang mementingkan dirinya sesungguhnya adalah orang yang congkak; ia menganggap diri dan kepentingannya berada di atas orang lain.
"Kecongkakan mendahului kehancuran dan tinggi hati mendahului kejatuhan." (Amsal 16:18) Orang yang mementingkan dirinya sesungguhnya adalah orang yang congkak; ia menganggap diri dan kepentingannya berada di atas orang lain.
Selasa, 23 April 2013
Terima Kasih Cinta
song by Darren
23 April 2013
Saat tangan kecilku mulai terbuka
dan mata ini memandang dunia
ku rasakan belaian kasih tiada batasnya diiringi tawa penuh cinta
Saat kakiku mulai melangkah
kulihat harapn diwajahmu
harapan yang terbaik untuk diriku
doamu dinaikan dan setiap saat namaku disebut
T'rima kasih untuk cinta
T'rima kasih tuk keluarga yang indah
kutemukan Kasih Allah dalam papah mamah
S'tiap hari ku bersyukur pada Tuhan
tuk keluarga yang indah
papah mamah engkau yang terbaik
Selasa, 19 Maret 2013
Hero lives in you
19 Maret 2013
Osaerarenai kodo shoudo
Karadajuu kara afuredasu
Anata no nukumori dake wa
Tashika ni koko ni aru noni
Kizuita omoide no koishii
Nata wa tooku hanareteku
Hitori de subete seotte
Tomaru koto wo shirazu ni
nani wo motomete
Ano sora e tobitatteikun darou
Hero lives in you
kokoro no naka ni
Hontou ni mukaubeki
Basho wa soko ni aru no
Mirai wo kaketeku hodo no hikari ni natte
Jibun no ikirumichi
minna wo terasu taiyou to natte
Hero lives in you
Kono machi ni doko ka de mata
ikiru kirashite hashiru no
kuzuatta wo nokosuso wake wo oshiete yo
itsumo no basho ni atsumatte
Warai aeru hi wa kuru no
sou da ne
shinjitereba
Rabu, 06 Maret 2013
Sebuah Kisah Tentang Komitmen
07 March
2013
written by admin
Setelah berjuang dan bergumul selama 2 tahun, akhirnya Tom berhasil mendapatkan hati Anne.
Melewati masa pacaran kudus selama 3 tahun, mereka akhirnya memasuki lembar baru sebagai satu tim yang solid dalam sebuah pernikahan.
Melewati masa pacaran kudus selama 3 tahun, mereka akhirnya memasuki lembar baru sebagai satu tim yang solid dalam sebuah pernikahan.
Tom seorang yang berkomitmen. Lulus dari perguruan tinggi, ia diterima bekerja di sebuah perusahaan besar dengan jabatan yang cukup tinggi. Cerdas, tampan, dan punya masa depan cemerlang.
Sejak di perguruan tinggi, banyak teman lawan jenis yang menunjukkan ketertarikan padanya.
Dia bisa saja memanfaatkan kesempatan untuk bermain-main dengan para perempuan yang tertarik padanya, tapi ia sudah berkomitmen untuk menjaga hatinya yang akan diberikannya untuk perempuan yang diberikan Tuhan pada waktu yang tepat.
Sejak di perguruan tinggi, banyak teman lawan jenis yang menunjukkan ketertarikan padanya.
Dia bisa saja memanfaatkan kesempatan untuk bermain-main dengan para perempuan yang tertarik padanya, tapi ia sudah berkomitmen untuk menjaga hatinya yang akan diberikannya untuk perempuan yang diberikan Tuhan pada waktu yang tepat.
Sedangkan Anne, seorang perempuan muda yang mencintai Tuhan, cerdas, dan disukai banyak orang. Tidak sedikit laki-laki yang mendekatinya, mulai dari yang berumur lebih muda hingga yang jauh lebih tua.
Sama seperti Tom, Anne ingin memberikan hatinya secara utuh, tanpa terpecah-pecah, pada orang yang memegang prinsip yang sama, yang diberikan Tuhan pada waktu yang tepat.
Sama seperti Tom, Anne ingin memberikan hatinya secara utuh, tanpa terpecah-pecah, pada orang yang memegang prinsip yang sama, yang diberikan Tuhan pada waktu yang tepat.
Memasuki usia pernikahan ke-10, kehidupan mereka mengalami ujian berat.
Tom tertarik pada seorang perempuan lain. Ia berusaha menepis ketertarikan itu, tapi semakin hari perasaannya semakin nyata. Ia merasa bersalah dengan perasaan itu, tapi tak bisa berbuat apa2.
Tom tertarik pada seorang perempuan lain. Ia berusaha menepis ketertarikan itu, tapi semakin hari perasaannya semakin nyata. Ia merasa bersalah dengan perasaan itu, tapi tak bisa berbuat apa2.
Suatu sore, Tom membuka laci meja kamarnya. Ia menemukan sebuah buku diary. Buku diarymilik Anne yang tak pernah diketahuinya.
Ia membuka buku diary itu dan terpaku pada satu halaman di buku itu.
Ia membuka buku diary itu dan terpaku pada satu halaman di buku itu.
***
24 September 1961.
Tuhan, terima kasih buat kehadirannya dalam hidupku. 21 tahun adalah masa investasi yang paling berharga. Dan 3 tahun terakhir ini adalah 3 tahun yang sangat menyenangkan. Kau membentukku dan membentuknya. Hari ini kami resmi menjadi 1 tim untuk memenangkan pertandingan kehidupan ini. Bless our marriage Lord..
Suatu hari nanti, q tahu akan ada ujian yang berat. Q mempercayainya dan mempercayakanNya kepadaMu. Ketika suatu saat nanti cinta kami diuji untuk menjadi lebih kuat, ijinkan komitmen menolongnya. Sama seperti dia berkomitmen kepadaMu, begitulah komitmennya kepadaku dan pada pernikahan ini.
Tuhan, kami berjanji akan memenangkan pertandingan ini sebagai 1 tim yang solid.
Amin!
Tuhan, terima kasih buat kehadirannya dalam hidupku. 21 tahun adalah masa investasi yang paling berharga. Dan 3 tahun terakhir ini adalah 3 tahun yang sangat menyenangkan. Kau membentukku dan membentuknya. Hari ini kami resmi menjadi 1 tim untuk memenangkan pertandingan kehidupan ini. Bless our marriage Lord..
Suatu hari nanti, q tahu akan ada ujian yang berat. Q mempercayainya dan mempercayakanNya kepadaMu. Ketika suatu saat nanti cinta kami diuji untuk menjadi lebih kuat, ijinkan komitmen menolongnya. Sama seperti dia berkomitmen kepadaMu, begitulah komitmennya kepadaku dan pada pernikahan ini.
Tuhan, kami berjanji akan memenangkan pertandingan ini sebagai 1 tim yang solid.
Amin!
***
Tom menutup buku diary itu.
Ia berlutut di samping tempat tidurnya dan berdoa sambil menangis sejadi-jadinya di hadapan Tuhan.
Ia berlutut di samping tempat tidurnya dan berdoa sambil menangis sejadi-jadinya di hadapan Tuhan.
***
Kini, pernikahan mereka telah memasuki usia ke-50 tahun.
Anne tidak pernah tahu satu kejadian di sore hari itu. Tom tidak pernah menceritakannya pada Anne. Ia menunjukkan kesetiaannya dengan tidak mengikuti perasaannya. Ya, komitmennya menang!
Bagi Anne, Tom adalah suami yang sangat setia. Dan Tom, ia beruntung memiliki Anne, seorang perempuan hebat dan penolong yang sepadan.
Anne tidak pernah tahu satu kejadian di sore hari itu. Tom tidak pernah menceritakannya pada Anne. Ia menunjukkan kesetiaannya dengan tidak mengikuti perasaannya. Ya, komitmennya menang!
Bagi Anne, Tom adalah suami yang sangat setia. Dan Tom, ia beruntung memiliki Anne, seorang perempuan hebat dan penolong yang sepadan.
(saya nemuin artikel ini, dari seorang Anak Tuhan, karna saya merasa sangat diberkati dengan artikel ini, jadi saya sharein deh, ceritanya keren banget)
Selasa, 26 Februari 2013
PROSES
26/02
2013
2013
Shalom mba bro, mas bro, bray atau whatever lah.
Mau sharingin sesuatu aja nih yang saya alami + saya dapetin tenteng PROSES kehidupan saya.
Karna saya ini orangnya baik hati, rajin menabung dan tidak sombong *licik muji diri sendiri* hahaha jd dengan senang hati saya share'n ini.
Banyak orang psti pernah mengalami proses ini, tapi yang penting disni adalah SIKAP HATIkita :).
Jadi begini,,,
*Cerita Dimulai*
Beberapa minggu yang lalu, Keluarga saya mendapatkan sebuah PROSES revisi berat (menurut saya), Pagi-pagi sebelum berangkat kerja My Mom Say "Besok mau Cerai !". Jleb *Cetttttaaaaaaaarrrr* rasanya denger itu tuh kayak disamber geledek. Seketika juga saya langsung berangkat kerja tanpa berkomentar apa-apa karna seras mulut itu habis makan Lem Power. Sepanjang saya kerja saya cuma bisa berdoa + diam seribu bahasa (maaf terlalu hiperbola). Saya cuma bisa berserah tapi ga cuma bisa berserah tapi saya mau lewatin proses ini, karna saya percaya Tuhan punya Rancangan Indah buat hidup saya yang berharga.
Saya punya pilihan untuk mundur dari proses ini, mengakhiri hidup saya atau apapun itu.
Tapi saya ga mau , karna saya sadar saya ini diciptakan Spesial , unik dan BERGUNA, dan TUHAN mau pakai hidup saya untuk KELUARGA saya, GENERASI ini, dan untuk orang-orang disekitar saya.
Setiap hari saya tetap bertekun dalam DOA dan coba TAAT kepada TUHAN (walaupun pikiran sebenarnya galau tapi tetep TAAT)
Saya ga berani tanya sama Orang Tua saya tentang masalah mereka, kenapa mereka mau cerai. saya juga ga punya temen saat saya mengahdapi PROSES itu tapi saya Percaya banyak orang mendoakan saya, Kakak Rohani saya, Teman-teman Rohani saya dan bbrpa org lg.
Saya tetap BERTEKUN DALAM DOA terus dan terus.
Sampai akhirnya bebrapi hari kemudian, saya melihat kedua orang tua saya berbicara dan ketawa bareng, saya ga tau kapan mereka akur dan rukun tapi buat saya itu kado LUAR BIASA dari TUHAN dan saya pun melihat itu semua adalah ANUGERAH dari TUHAN, dan PUJI TUHAN sekarang keharmonisan keluarga saya pun kembali. yeyeyeyeyeyeyeye
Yang saya mau sampein dari proses saya adalah MILIKI SIKAP HATI yang TAAT sama TUHAN, LEWATI PROSES dengan tetap PERCAYA sma TUHAN YESUS. danseberapa pun kita hancur, kita jatuh , TUHAN tuh ga akan biarkan kita jatuh sampai TERGELETAK.
semangat ya anak muda jangan mudah putus asa.
Semoga bermanfaat ya, jangan liat sayanya, saya mah ga ad apa-apanya tapi lihat PRIBADINYA DADDY yang LUAR BIASA banget.
JESUS BLESS you :)
Langganan:
Postingan (Atom)